1. Aku menjenguk ke surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir (miskin). Lalu aku menjenguk ke neraka dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Orang-orang fakir-miskin akan memasuki surga lima ratus tahun[1], sebelum orang-orang kaya memasukinya. (HR. Tirmidzi dan Ahmad)
3. Kesengsaraan yang paling sengsara ialah miskin di dunia dan disiksa di akhirat. (HR. Ath-Thabrani dan Asysyihaab)
4. Balasan amal dari seorang miskin terhadap orang kaya ialah kesetiaan (keikhlasan) dan doa. (HR. Abu Dawud)
5. Kasihanilah tiga golongan orang yaitu orang kaya dalam kaumnya lalu melarat, seorang yang semula mulia (terhormat dalam kaumnya) lalu terhina, dan seorang ‘alim yang dipermainkan (diperolok-olok) oleh orang-orang yang dungu dan jahil. (HR. Asysyihaab)
6. Hampir saja kemiskinan (kemiskinan jiwa dan hati) berubah menjadi kekufuran. (HR. Ath-Thabrani)
Catatan Kaki:
[1]. Lima ratus tahun adalah setengah hari di surga karena sehari di sisi Allah sama dengan seribu tahun di dunia. Wallaahu’alam.
Inilah sebuah kitab yang kecil dan praktis bentuknya tapi tinggi kedudukannya dan besar manfaatnya. Memuat beberapa faidah penting tentang perkawinan. Meliputi bersenggama, rahasia di balik waktu melakukannya, tata caranya, serta rahasia dan keunikan penciptaan seorang gadis. Saya menyusun dan mengutip kitab ini dengan mengacu pada teks kitab karangan ulama’ besar “semoga Allah melimpahkan anugerah dengan mengaruniai mereka keberuntungan dan keutamaan.” Saya memberi judul buku ini dengan nama “ Fathul Izar ”, mengupas rahasia di balik waktu bersenggama serta rahasia di balik penciptaan seorang gadis. Kitab Fathul Izar adalah karya ulama Nusantara, KH. Abdullah Fauzi Pasuruan. Menerangkan tentang perihal nikah dan yang berkaitan dengan hubungan suami-istri. Fathul Izar merupakan salah satu kitab yang juga dikaji di pesantren untuk santri-santri yang sudah beranjak dewasa atau sudah ada keinginan untuk mengenal tentang pernikahan dan rumah tangga. Daftar Isi : 📚 Bab 0. Mu...
101 Hadist tentang budi luhur ini menerangkan Hadist Hadits kemanfaatan untuk di pelajari atau di hafal, karena banyak Hadist pendek dan bermakna untuk menerapkan kehidupan seorang muslim sehari-hari. Tidak ada penjelasan dalam konteks Hadits ini maka dari itu di pahami dengan ilmu, supaya tidak salah paham di kemudian hari. Daftar Isi : 📚 Hadist No 1-20 📚 Hadist No 21-40 📚 Hadist No 41-60 📚 Hadist No 61-80 📚 Hadist No 81-101 Bagikan ini :
Tema-tema dalam buku ini kami kutip dari buku (kitab) Mukasyafah al-Qulub; al-Muqarrib ila Hadrah ‘Allam al-Ghuyub fi‘al-Tashawwufkarya Syaikh Abu Hamid al-Ghazali. Kami memilih tema-tema yang (menurut hemat kami) amat penting dalam upaya mempererat kembali hubungan kita dengan Allah Swt dan hubungan kita dengan sesama manusia. Kami menyusunnya sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah buku yang utuh. Insya Allah dengan membaca dan memraktikannya iman kita semakin mantap, hati kita menjadi tenteram, dan kehidupan kita penuh makna dan barakah. Imam Al-Ghazzali Daftar Isi : 📚 Kata Pengantar 📚 Biografi Penulis 📚 1. Zuhud, Cinta Allah, Cinta Rasul 📚 2. Air Mata Pemadam Api Neraka 📚 3. Taat, Tawakkal, Ridha, Sabar 📚 4. Takut Berbuat Dosa 📚 5. Ampunan Allah Lebih Besar dari Dosa 📚 6. Berbakti kepada Orangtua 📚 7. Dzikir kepada Allah 📚 8. Shalat 📚 9. Zakat 📚 10. Sedekah 📚 11. Jihad 📚 12. Amar Ma‘ruf Nahi Munkar 📚 13. Silaturahim ...
Kitab yang menuturkan 77 cabang iman secara ringkas dan mudah difahami adalah "Qami' ath-Thughyan" karangan Syeikh Muhammad Nawawi bin 'Umar dari Banten. Kitab tersebut merupakan ulasan dari kitab "Syu'ab al-Iman" yang berbentuk syair karya Syeikh Zainuddin bin 'Ali. Terjemahan kitab tersebut lengkap dengan syair-syairnya dimaksudkan untuk dapat dijadikan bahan bacaan yang mudah bagi mereka yang ingin menambah pengetahuan agama. ➡ Download Kumpulan Buku/Kitab Pdf Islam Klik Di Sini Syeikh Muhammad Nawawi Bin 'Umar Banten Daftar Isi : 📚 Pendahuluan 📚 Bagian Pertama 1. Beriman kepada Allah 2. Beriman kepada para malaikat 3. Beriman kepada kitab Allah 4. Beriman kepada para nabi 5. Beriman kepada kerusakan seluruh alam semesta 6. Beriman kepada kebangkitan orang mati 7. Beriman kepada qadar 8. Beriman kepada hari kebangkitan 9. Beriman keberadaan surga dan neraka 📚 Bagian Kedua 10. Mencintai Allah 11. Takut kepad...
Kitab Nashaihul 'Ibad ini sangat populer di seluruh penjuru negeri Islam, baik di Timur Tengah, Asia, dan Afrika. Di Indonesia sendiri, kitab ini merupakan buku rujukan di kalangan madrasah diniah dan pesantren. Penyusunnya adalah Syeikh Nawawi al-Bantani (1813-1897), seorang ulama besar dari Banten, yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram, dan karya-karyanya banyak menjadi rujukan di Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir. Tak heran jika ia mendapat julukan “Bapak Kitab Kuning Indonesia”. Daftar Isi : 📚 Maqolah 1-5 📚 Maqolah 6-10 📚 Maqolah 11-15 📚 Maqolah 16-20 📚 Maqolah 21-25 📚 Maqolah 26-30 📚 Maqolah 31-35 📚 Maqolah 36-40 Bagikan ini :
Al-Muwatta, Al-Muwaththa atau Muwatta Malik merupakan kitab hadis dan fiqih yang disusun oleh Imam Malik bin Anas, merupakan salah satu dari Kutubut Tis'ah (sembilan kitab hadis utama di kalangan Sunni). Imam Malik, Yaitu Abu Abdullah Malik bin Anas bin Malik bin Abu Amir Al-Ashbahi (93 H dan -179 H). Ia banyak tinggal di Madinah. Ia ulama Islam yang terkenal, dan pendiri mazhab Maliki. Ia dikenal mempunyai lebih dari seribu murid di antaranya yang terkenal adalah Imam Syafe'i. Selama kehidupannya, Imam Malik senantiasa memperbarui Kitab Muwaththa dia ini, sehingga kitab ini mencerminkan pembelajaran dan pengetahuan dia selama lebih dari empat puluh tahun. Kitab ini mengandung seribuan hadis. Daftar Isi : 📚 1. Kitab Waktu-Waktu Shalat 📚 2. Kitab Thoharoh 📚 3. Kitab Adzan 📚 4. Kitab Jenazah 📚 5. Kitab Zakat 📚 6. Kitab Puasa 📚 7. Kitab Itikaf 📚 8. Kitab Haji 📚 9. Kitab Jihad 📚 10. Kitab Nadzar Da...
Comments
Post a Comment
Silakan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan