16. Menghinakan Nafsu


πŸ“š Terjemah Kitab Alala Tanalul ‘Ilma




Ψ§َΨ±َΩ‰ Ω„َΩƒَ Ψ§َΩ†ْ ΨͺَΨ΄ْΨͺَΩ‡ِΩ‰ Ψ§َΩ†ْ ΨͺُΨΉΨ²َّΩ‡َΨ§ ۞ فَΩ„َΨ³ْΨͺَ ΨͺَΩ†َΨ§Ω„ُ Ψ§Ω„ْΨΉِΨ²َّ Ψ­َΨͺَّΩ‰ ΨͺُΨ°ِΩ„َّΩ‡Ψ§َ


Terjemah :

Saya melihat kamu mempunyai nafsu yang ingin engkau muliakan, padahal kamu tidak akan mendapat kemuliaan kecuali dengan menghinakan nafsumu”.

Kandungan :

Nafsu adalah sumber kehancuran bagi manusia yang mengikuti kemauan-kemaunnya. Nafsu adalah sasaran utama para syetan menghancurkan akal manusia. Maka dari itu nafsu harus di tundukkan dan di hinakan agar jangan menuntut hal-hal yang akan merugikan diri kita.

Barang siapa menuruti keinginan dari satu keinginan-keinginan nafsunya maka nafsu akan menuntut keinginan-keinginan yang lain. Nafsu bagaikan anak kecil yang bila kamu turuti kemauan menyusunya maka dia tidak akan berhenti menyusu tapi bila engkau hentikan maka diapun akan berhenti.

Namun nafsu juga adalah sesuatu yang penting bagi manusia, tanpa nafsu manusia bukanlah manusia, tanpa nafsu amal kita berkurang nilainya. Nah… kemuliaan manusia terletak pada kemampuan manusia mengendalikan nafsu-nafsunya. Bagi mereka yang mampu mengendalikan nafsunya hingga mereka tidak terjerumus pada hitamnya kemaksiatan akan mendapatkan kedamaian yang sejati, dan bagi mereka yang tidak mampu mengendalikan nafsunya hingga menjadi liar dan durjana maka kehinaanlah yang akan mereka dapatkan baik di dunia maupun di akherat kelak.

Bagikan ini :

Comments

Popular posts from this blog

Terjemahan Kitab Fathul Izar (Rahasia Pernikahan)

Terjemahan Kitab Mukasyafah Al-Qulub (Bening Hati Dengan Ilmu Tasawuf)

Terjemahan Kitab Qami' Ath-Thughyan (77 Cabang Iman)

101 Hadist Tentang Budi Luhur

Terjemahan Kitab Nashoihul Ibad

Terjemahan Kitab Alala Tanalul ‘Ilma